Jum. Sep 30th, 2022
Spread the love

Trabass.Net.Pesawaran – Belasan orang Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Datangi Komisi 4 DPRD Pesawaran guna meminta bantuan memperjuangkan nasib mereka.Selasa (20/09/2022).

Belasan orang Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dari berbagai Puskesmas yang ada di Kabupaten pesawaran datangi Komisi 4 DPRD Pesawaran guna mengadukan nasib mereka yang tak terdata oleh pemerintah setempat dalam mengikuti test calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3k).

Kedatangan Para TKS tersebut di terima oleh Wakil Ketua Komisi 4 Roliansyah di ruang komisi. Roliansyah mengatakan kedatangan para Tenaga Kerja Sukarela Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran ini bertujuan menyampaikan keluh kesah mereka karna tidak terdata di P3K, Mereka berharap Nama mereka di masukan ke dalam P3K.

“Kedatangan para TKS ini guna menyampaikan persoalan mereka yang tidak terdata oleh Pemkab dan mereka meminta agar Dinas Kesehatan juga dapat mendata mereka yang selama ini telah bekerja puluhan tahun” Ujar Roliansyah.

Roliansyah juga akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran perihal mengenai hal tersebut , juga tentang tunjangan serta insentif mereka.

“Dalam waktu dekat ini Komisi 4 akan segera memanggil dinas terkait guna menanyakan terkait dengan insentif dan nasip para TKS selama ini. ” Kata Roliansyah.

Menurut Keterangan dari salah satu TKS saat mendatangi Komisi 4 DPRD Pesawaran bahwa sanya jumlah mereka sekitar 220 orang yang tersebar di Kabupaten Pesawaran. Dari ke 220 orang tersebut telah mengabdi selama Puluhan tahun, Namun nama mereka tak terdata di P3K .

“Kami mengabdi di puskesmas ini pak sudah puluhan tahun dan kami rela dengan insentif 150 ribu rupiah perbulan dan saat ini ada pendataan baik tenaga honor daerah (honda) maupun P3K akan tetapi kami tidak ikut dalam pendataan tersebut,” Kata salah satu TKS.

Lebih ironisnya lagi , pada saat Negeri ini di landa wabah Virus Corona , justru mereka ini lah yang menjadi Garda Terdepannya . Bahkan mereka ini lah pada saat itu yang mengenakan APD.

“Saat Kabupaten Pesawaran sedang di landa wabah Covid-19 kemaren kami Para TKS adalah termasuk garda Terdepan dalam menangani pasien, kami rela memakai masker penutup (APD) Alat Pelindung Diri seluruh tubuh dan menahan rasa panas kami tahankan dan tiba-tiba sekarang kami sepertinya tidak di perhatikan”. Ungkapnya.

Selanjutnya, Dinas terkait belum bisa memberikan tanggapan perihal tersebut. Walau telah di hubungi melalui Sekertaris Dinas Andika melalui layanan WhastAppnya sampai berita ini di terbitkan.(Bir)

Print Friendly, PDF & Email

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.