Harno Irawan Meminta Maaf

Spread the love
122 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET || PESAWARAN – Terkait pemberita pada dirinya pada beberapa hari lalu tentang dugaan pelanggaran Prokes saat melakukan Bhakti Sosial menyantuni beberapa Anak Yatim Piatu dan Lansia di Desa Sinar Harapan Kedondong , Harno Irawan Meminta Maaf Kepada Seluruh Elmen Masyarakat serta Satgas Covid-19 yang ada di Kabupaten Pesawaran. Hal ini di ungkapkannya usai dirinya di panggil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pesawara di Ruang Fraksi PDI-P Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran.Senin (30/08/2021).

Harno Irawan Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Fraksi PDI-P Kabupaten Pesawaran Meminta Maaf kepada semua elmen masyarakat Kabupaten Pesawaran dan Satgas Covid-19 Khususnya Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat lainnya atas dugaan yang di tujukan kepada dirinya saat gelar Bhakti Sosial Menyantuni Anak Yatim Piatu dan Lansia di Desa Sinar Harapan Kedondong Kabupaten Pesawaran beberapa waktu lalu.

“Pada hari ini saya atas nama Harno Irawan selaku anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Fraksi PDI Perjuangan , apa yang sudah terjadi kegiatan saya di dalam melaksanakan kegiatan santunan anak yatim piatu sudah beredar di pemberitaan oleh tekan-rekan Media. Yang Pertama saya menyampaikan permohonan Maaf Khususnya kepada Masyarakat Kabupaten Pesawaran Lebih-lebih kepada Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama yang terjadi pada diri saya.

Namun saya sangat menyadari niat tujuan saya untuk menyantuni anak Yatim Piatu itu dan Lansia adalah merupakan bentuk keperdulian saya untuk membantu masyarakat yang sedang susah akibat Covid-19 itu tujuan saya.” Ungkap Harno Irawan.

Harno juga mengatakan bahwa kegiatan yang dia lakukan tersebut atas nama pribadi bukan Partai jumlah yang di santuni sekitar seratus orang terdiri dari Lansia dan Anak Yatim Piatu.”Niatan saya Ikhlas tidak ada hal-hal lain benar yang di sampaikan Pak Ketua Fraksi kegiatan saya itu kegiatan personil bukan kegiatan PDI Perjuangan. Kemudian saya menyantuni Lansia dan Yatim Piatu itu Koutanya berjumlah seratus orang terdiri dari Yatim Piatu dan Lansia bukan dua ratus lima puluh atau bukan lima puluh itu bisa saya pertanggung jawabkan .” Terangnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah dilakukan koordinasi sebelumnya dengan Kepala Desa setempat bahkan dalam sambutannya sebagai tuan rumah dirinya juga tak lupa menyampaikan ke masyarakat tentang situasi Pandemi serta PPKM, dan yang hadir pada pembagian bantuan secara simbolis tersebut sekitar 17 orang yang terdiri dari 10 Anak Yatim Piatu dan 7 orang Lansia.

“Kemudian mengginggat masa masih Pandemi dan juga masih PPKM bahwa sanya kami tetap berkoordinasi dengan Pak Kepala Desa Sinar Harapan bermusyawarah. Justru saya melakukan kegiatan pelaksanaan tersebut hanya minta di hadirkan sepuluh anak Yatim Piatu dan sepuluh Lansia dan Alhamdulillah yang hadir sepuluh anak Yatim dan Tujuh Lansia, kami sepakat jumlah sisanya itu Lapan puluh sekian itu nanti di wakili oleh Pak RT dan Pak Kadus Dor Tu Dor pembagiannya itu membawa bingkisan sembako dan ada uang santunannya (secara simbolis pembagiannya).” Tuturnya.

Dia juga menjelaskan atas keterlambatan acara pembagian bantuan tersebut di karnakan ada beberapa rangkaian acara yang harus di lalui.”Nah Kemudian selain dari pada itu memang kegiatan kita itu agak terlambat saya mulai sekitar pukul sembilan lewat lima belas atau setenggah sepuluh malam. Nah acara kami ya pertama sambutan saya selaku tuan rumah, Bapak Kepala Desa Selaku Kepala Desa .Tidak lain tidak bukan sambutan kami juga tetap Mengidukasi yang mana wabah Covid ini masih meningkat itu kami sampaikan tetap kami taat dan patuh kepada prokes . Ya artinya saya juga di situ menyiapkan cuci tanggan Hainitecer dan juga masker .”Kata Harno Irawan.

Saat di Konfirmasi terkait adanya hiburan orgen tunggal di gelar saat kegiatan tersebut dirinya mengatakan itu di luar konteks kegiatan bahkan dirinya mengatakan naif apabila dirinya yang mengadakan hiburan tersebut.”Terkait masalah organ tunggal itu di luar kontek saya dan itu tidak ada awalnya saya sengaja membuat orgen di pajang di depan anak-anak yatim , Naif saya kalau saya seperti itu .”Tegasnya.

“Maka jam sebelas selesailah acara itu sudah sepi anak-anak Yatim Piatu para tamu lansia itu sudah pada pulang acara sudah selesai di luar dugaan ada orgen itu nah saya itu istrahat masuk kebelakang minum kopi ada keributan saya datang ngak tau istri saya marah istri saya mengusir biduan siapa kamu ini yang menggundang nah makanya saya cari adalah rupanya sahabat-sahabat saya maka saya tenggahi begini ini sudah larut malam tapi saya menghargai saya harus adil juga saya atas sumbangsih orang tapi memang Dilema menurut saya, jadi ada biduan tiga saya suruh jatah nyanyi satu -satu panitia satu-satu ada tiga selesai dan tutup itu tidak ada orang mas artinya tidak ada kerumunan masya dan karna memang selesai acara kami melakukan itu di tenggah kebon tidak di rapat penduduk .” Jelasnya.

Di akhir penyampaiannya di depan para beberapa awak media yang meliput dan juga di tenggah-tenggah rekannya sesama Anggota Dewan dari Ftaksi PDI Perjuangan Harno Irawan mengucapkan terimakasih atas kehadiran awak Media yang hadir pada malam kegiatan pembagian santunan Anak Yatim Piatu dan Lansia dirinya memberikan kebebasan pers terhadap awak media selaku Kontrol Sosial.” Nah itu sekali lagi saya sampaikan dari Lubuk hati yang Paling Dalam tidak ada niatan kami menggelar orgen di dalam pelaksanaan santunan anak yatim piatu dan juga saya sampaikan terimakasih saya sampaikan kepada rekan-rekan media yang hadir pada saat malam itu saya terimakasih karna mereka juga mempunyai hak untuk mengontrol mengawasi apa kegiatan masyarakat terlebih-lebih saya sebagai masyarakat publik dan itu saya beri kebebasan dan terimaksih juga kepada rekan-rekan media yang hadir dan mempublikasikan pemberitaan agar saya kedepan lebih berhati-hati .” Ucapnya.

Di Lain Pihak, Selaku Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran Aria Guna Mengatakan bahwa Pihaknya telah Memanggil Harno Irawan dan mengklarifikasi terkait hal tersebut, dan telah memberikan Sanksi terhadap Harno Irawan berupa Surat Teguran Pertama.”Sesuai dengan prosedur ke partaian yang kami lakukan selaku Ketua Praksi memang membuat surat resmi kepada saudara Harno Irawan untuk kami Panggil di siang hari ini dalam rangka Klarifikasi memberikan penjelasan .” Ujar Aria Guna.

“Karna bagi kami PDI Perjuangan menyangkut nama baik, walaupun sebenarnya kegiatan yang di lakukan saudara Harno Irawan sebenarnya kegiatan pribadi keluarga bersifat prifasi, tapi karna kebetulan beliau sebagai pejabat publik dan anggota DPRD Pesawaran Fraksi PDI Perjuangan, dalam rangka menjaga nama baik partai dan tanggung jawab moral maka nya kami menggundang atau memanggil resmi saudara Harno Irawan untuk datang keruangan Fraksi untuk memberikan penjelasan dan dari penjelasan itu nanti akan di sampaikan langsung saudara Harno Irawan yang jelas pada kesempatan ini saya pembukaan dulu bahwa ada dua Aspek sebenarnya Aspek Sosial dan Aspek Non Sosial. Aspek Sosial yang di laksanakan oleh Saudara Harno Irawan sebagai Anggota Fraksi PDI Perjuangan, kami ini sering Daring melakukan pertemuan Partai jadi dari Daring-Daring itu di printah Partai Anggota Praksi jangan berdiam diri di tenggah-tenggah suasana Pandemi berbuatlah buat masyarakat . Ya mungkin salah satunya ini yang di lakukan mas Harno untuk itu. “Kata Aria Guna.

“Nah Tapi untuk terjadinya pemberitaan nanti Mas Harno menyampaikan itu sehingga ya kita ini manusia biasa tidak luput dari hilaf jadi kami kumpul semua di sini untuk mengklarifikasi mendengar langsung dari Mas Herno juga biar tumbuh kekompakan , Bukan Berarti melakukan pembelaan bagi kami yang salah ya salah yang benar ya benar.” Papar Ketua Fraksi PDI-P Aria Guna.

“Kami sudah buat Draf sutat teguran pertama karna di aturan kami yang biasa kita lakukan seperti itu teguran pertama dan ini bukan kegiatan kriminal bukan kegiatan yang sangat luar biasa karna banyak sekali kegiatan yang lebih dari itu yang tidak terekspos dan ini juga menjadi peringatan bagi Mas Harno agar melakukan kegiatan dengan hati-hati juga bagi anggota lainnya .”Timpalnya.(Bir)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *