Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Di Amankan Polisi

Spread the love
102 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET – PESAWARAN — Dua Orang orang tersangka penyalah gunaan Anggaran Dana Desa Gedung Dalom Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Tahun 2017 Berhasil Di Amankan Pihak Satreskrim Polres Pesawaran. Rabu (14/07/2021).

Dua orang oknum pejabat Desa Gedung Dalom Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran menjadi tersangka Korupsi Anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2017. Oknum tersebut yaitu Kaur Perencanaan dan Pembangunan Desa Dedung Dalom Way Lima berinisial JL (38) dan Bendahara Desa SL (40) Keduanya telah di amankan oleh pihak Satreskrim Polres Pesawaran atas dasar laporan Polisi yang tertuang dalam LP/ A – 356 / IV / 2019 / POLDA LAMPUNG / RES PESAWARAN, Tgl 23 April 2019.

Kasatreskrim Polres Pesawaran AKP Eko Rendi Oktama SH Mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo S.Ik MH mengatakan Kedua Tersangka berhasil di amankan oleh pihaknya atas dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa Gedung Dalom Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2017 , setelah melalui proses hukum kedua tersangka dinyatakan Sah telah melakukan Tindak Pidana Korupsi Anggaran Dana Desa yang mengakibatkan Kerugian Uang Negara sebesar Rp 283.146.421.

“Dalam pelaksanaan pembangunan Drainase di Dusun II Desa Gedung Dalam Tahun Anggaran 2017, Saudara HN (tersangka dalam berkas perkara lain) selaku Kepala Desa Gedung Dalom menyetujui pelaksanaan pembangunan Drainase dilakukan langsung oleh saudara JL selaku Kaur Perencanaan dan Pembangunan, dan tidak dilaksanakan oleh saudara FP selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan,” Ujar Kasatreskrim .

“Selanjutnya dalam pelaksanaannya saudara HN memberikan persetujuan kepada Sdri. SL Selaku bendahara Desa untuk memberikan / mengeluarkan anggaran terkait pembangunan Drainase tersebut kepada saudara JL tanpa didukung bukti permintaan pembayaran yang sah dan lengkap sebagai pertanggung jawaban keuangan sehingga jumlah tidak diketahui secara pasti, kemudian saudara JL membelanjakan anggaran yang didapatkannya salah satunya untuk pembelian bahan material berupa semen di Toko Pare Jaya, dengan jumlah dan harga yang tidak sesuai didalam Rab sehingga dalam pelaksanaan pembangunan Drainase tersebut terjadi kekurangan Volume,” Timpqlnya.

“selain itu untuk para tukang yang melaksanakan pembangunan Drainase tersebut tidak dibayar sesuai dengan yang seharusnya sehingga untuk menutupi pertanggung jawaban keuangan dalam SPJ Desa Gedung Dalom Tahun Anggaran 2017 dibuatlah nota-nota pembelian barang palsu, tanda terima dari orang kerja palsu, sehingga setelah dilakukan audit oleh Inspektorat Kabupaten Pesawaran ditemukan adanya kerugian keungan negara dalam proses pembangunan drainase tersebut sebesar Rp 202.860.341,00.” Kata Kasatreskrim Polres Pesawaran AKP Eko Rendi Oktama SH .

Dari hasil Penyidikan Pihak Satreskrim Polres Pesawaran turut di amankqn Barang Bukti berupa ,
-Rekomendasi Pemeriksaan Reguler kinerja Kepala Desa Gedung Dalom, Kec.Way Lima, Kab. Pesawaran Tahun Anggaran 2017 hasil temuan sebesar Rp 283.146.421.

  • Kertas kerja tindak lanjut pemeriksaan reguler nomor : 700 / 31.R /III.01.e / 2018, tanggal 19 April 2018.
  • Fotocopy APBDes tahun 2017 Desa Gedung Dalom, Kec. Way Lima, Kab. Pesawaran.
  • Bukti pengembalian kas desa Gedung Dalom yang dibayarkan oleh Kepala Desa pada tanggal 11 Mei 2018 sebesar Rp 2.958.623,- dan Rp 15.853.626.-

Atas Perbuatan kedua tersangka JL dan SL Dinyatakan telah melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP.
Dengan ancam penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah). (Bir).

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *