TP.PKK.P dari Kementrian Sosialisasikan Tanaman Porong Di Desa Sukadadi

Spread the love
53 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET – PESAWARAN — Tim PPKK Pusat kunjungi desa sukadadi dalam rangka mensosialisasikan program PKK menanam porong bertujuan mensejahtrakan dan meningkatkan perekonomial masyarakat sesuai intruksi presiden melalui kementrian. Rabu (23/06/2021).

Tim Penggerak PKK Pusat yang di wakilkan melalui Ny.Irma Zainal menjelaskan saat kunjungi lokasi tanaman Porang di desa Sukadadi Gedongtataan Pesawaran bahwa mereka bertujuan mensosialisasikan tanaman jenis porang ke masyarakat yang juga salah satu program dari TPPKKP dengan tujuan kesejahtraan serta meningkatkan tarap hidup perekonomian khususnya petani dan ibu rumah tangga.
“Tim Pengerak PKK Pusat bidang ketahanan pangan keluarga melakukan kunjungan kerja ke lampung dalam rangka mensosialisasikan pentingnya menanam porang di sekala mikro yaitu sekala rumah tangga / keluarga tentunya sejalan dengan instruksi bapak Presiden Joko Widodo yang diamanatkan melalui bapak mentri Tito karnavian yang selanjutnya kepada ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat yaitu Ibu Tito Karnavian yang selanjutnya di amanatkan ke kami untuk melakukan edukasi , mengajak ibu-ibu di lingkungan provinsi lampung ini untuk mulai menanam porang yang tentunya bisa meningkatkan tarap hidup dan kesejahtraan yang lebih baik kepada dari tingkat petani , ibu rumah tangga sampai dengan ke anak muda yang melenial.”Jelasnya.

“memang tujuan kami membuat 3 klaster disini yaitu klaster petani , ibu rumah tangga yang melakukan pengupasan , pekerjaan pekerjaan yang terkait porang ini dan selanjutnya adalah klaster ke 3 adalah anak anak muda melenial yang akan melakukan pemasaran secara digital yang akan lebih pro ke pasar luar negeri .”Ujarnya.

“Nah harapan kami ,sekala rumah tangga ini akan yang tentunya berperan dalam meningkatkan tarap hidup keluarganya , mengurangi stanting selain itu adalah salah satu program PKK saat ini adalah memperoleh angka stanting di bawah 14 % .” Paparnya.

“Nah ini yang menjadi konsent Bapak Presiden dan sekaligus kami sebagai Tim Penggerak PKK Pusat ini.” Timpalnya.

“Pada saat ini kami memang baru melakukan survey , daerah mana yang akan menjadi frototaive sebagai daerah percontohan untuk melakukan penanaman porang secara masif , nah untuk ini kami belum bisa menjelaskan secara rinci terkait pendanaan tersebut karna masih dalam masa penjajakan.baru mencari daerah yang bakal di jadikan frototative penanam porang setelah itu baru kita berikan bantuan berupa penyuluhan serta edukasinya.”Tutur Ny.Irma Zainal.

Selanjutnya atas kedatangan para Tim PPKK Pusat dan Tim PPKK Provinsi Lampung serta Kabupaten Pesawaran , Kepala Desa Sukadadi Rudi Maryoto sangat berterimakasih atas kunjungan dari kementrian tersebut.Dirinya berharap atas kunjungan ini semoga berkelanjutan karna dirinya berharap kepada pemerintah agar daerahnya dapat di jadikan tempat central produksi tanaman porong untuk wilayah lampung.

“awalnya saya berikan bantuan kemasyarakat 3 Ribu bibit batang porang untuk di tanamkan ke seluruh warga dengan total area sekitar 15 hektar termasuk nanam di dalam polibek di rumah-rumah warga pada tahun 2020 lalu.” Ujar Rudi Maryoto.

“harapan saya sih sukadadi ini terkait dengan porang karna untuk porang lampung pertama kali pada mengenai porang itu dari sukadadi , disini jujur kami masih punya kendala terkait dengan pembuatan dengan cip karna cuaca yang tidak bagus otomatis hasilnya jadi jelek , makanya saya sampaikan sama ibu dari kementrian bagaimana solusinya kalau situasi hujan sehingga kita harus memiliki open agar kita bisa jadi central porang dari petani petani agar ngupul di sini.” Kata Kades Rudi Maryoto.

“harapan ke pemerintah bagaimana caranya supaya porang pesawaran lampung ada pembeli yang sifatnya itu dengan harga yang tinggi karna kalau kita jual ke jawa timur biaya oprasional kita tinggi sekali , harapan kami disini ada tempat pengepul agar mengurangi biaya oprasional.” Pintanya. (Bir).

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *