Pekerjaan Drenase Kotaku Desa Sumber Arum Telah Mencapai 70% Yang Telah Terealisasi

Spread the love
67 Dilihat Dan Dibaca

LAMPUNG UTARA || TRABASS NET — Program Cash For Work (CFW) Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) saat ini sedang berjalan dan pekerjaan telah berjalan 70%, Di Sumber arum, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

Kotaku merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendorong dan memberdayakan masyarakat bertujuan untuk menanggulangi penurunan daya beli akibat pandemi yang berdampak pada masyarakat berpenghasilan rendah.EG, Suhadi, kerap di sapa pak Hadi , Selaku Ketua LKM, dan Mulyadi selaku ketua KSM, serta salah satu anggota LKM, Menjelaskan” Pekerjaan pembersihan dan perawatan infrastruktur yang melibatkan masyarakat setempat yakni Dusun 3, dan 4, dengan Panjang volume drenase 1154, m, kini Sedang berjalan dan telah tercapai 70%,”, ungkapnya.

“Adapun instruksi untuk memulai pekerjaan pada tanggal 3, mei, 2021 sebulan yang lalu, semua serentak seperti di desa yang lain,” terangnya kepada awak media tiem awak media trabass net, sabtu (05/06/2021). Ia mengatakan, pekerjaan CFW KOTAKU hanya berupa perbaikan dan perawatan (tambal sulam) infrastruktur Desa, tidak membangun baru.

“Pekerjaan yang ditangani meliputi drainase. Untuk pekerjaan awal ini kita membersihkan saluran air agar ketika hujan tidak terjadi banjir karena sampah dan pendangkalan,” katanya.

Suhadi dan Mulyadi, menambahkan, ada 70 warga Desa sumber Arum yang terlibat dalam program CFW KOTAKU 2021 ini. Mereka kesemuanya adalah warga yang terdampak Covid, penghasilan menurun atau belum bekerja/menganggur.“Sesuai peruntukannya, anggaran 295 juta yang disediakan sebagian besar untuk membayar upah,” imbuhnya.

Di kegiatan siang itu, kata Suhadi, para pekerja dibagi di beberapa titik diantaranya pembersihan drainase di Jalan alternatip dusun, 3 dan 4 desa sumber arum.Pihaknya berharap, program KOTAKU ini, Di desa sumber arum, nantinya tidak lagi ada daerah kumuh. Warga sadar akan kebersihan dan tidak membuang sampah disembarang tempat.

Di lokasi yang sama, di kediaman bapak Hadi , selaku unit pengawas lapangan menuturkan, para pekerja di usulkan melalui dusun masing masing, dan masing masing warga dari dusun tersebut semangat dan antusias mendapatkan pekerjaan dari program ini. “Sebelumnya tidak punya pekerjaan , kami sangat. Bersyukur sekali, melalui CFW KOTAKU warga dusun 3 dan 4 bisa bekerja serta mendapatkan pengahasilan”, ujar Hadi dan Mulyadi.

Seorang pekerja bernama supriyanto, warga Dusun 4, mengungkapkan kegembiraannya mendapatkan pekerjaan di program padat karya tunai ( PKT ). Ia pun menginginkan agar program tersebut terus ada.“Alhamdulillah, kami warga desa sumber Arum, khususnya dusun 3 dan 4, sangat senang, karena sebelumnya menganggur,” Saya ingin program seperti ini berlanjut, untuk menunjang penghasilan perekonomian kami di saat pandemi covid-19 yang sedang mewabah di negeri ini”, tutup Hadi serta warga dusun, 3 dan 4. (Hendrik)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *