Meningkatkan Perekonomian Dan Memutus Mata Rantai Covid-19, Justru Bertolak Belakang Apa Yang Di Lakukan Paslon M.Nasir-Naldi

Spread the love
118 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET || PESAWARAN – M.Nasir Calon Bupati Pesawaran Nomor urut 1 menyatakan Kearifan lokal dan mengedepankan perekonomian serta protokol kesehatan di sampaikannya saat usai mengikuti acara debat paslon di gedung graha adora justru bertolak belakang seperti apa yang ia lakukan semasa kampayenya terhadap warga. Rabu (04/11/2020).

“Sudah jelas ekonomi harus jalan, jangan sampai kita mati dilumbung kita sendiri, pariwisata harus jalan tapi harus tetap memperhatikan Protokol Kesehatan,” ungkap M. Nasir usai mengikuti debat publik antar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran 2020, di Gedung Graha Adora, Hal tersebut di duga tak sesuai, pasalnya pengerakan massa dengan menggunakan armada bus dengan penumpang yang berjubel bahkan melibatkan sejumlah anak-anak yang turut hadir dalam jalan-jalan berekreasi yang di fasilitasinya itu jelas sudah melanggar protokol kesehatan karna tidak menjaga jarak antara penumpang.

Terlebih-lebih menurutnya yang mengatakan bahwa pihaknya setuju terhadap penerapan protokol Kesehatan yang telah menjadi ketetapan Pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19. Namun seperti ini apa sesuai yang dinamakan pemutusan mata rantai penyebaran covid-19.

“Saya rasa kita sudah sepakat semua ya, bahwa penerapan protokol kesehatan ini harus dilakukan, disosialisasikan oleh Pemerintah Daerah dan komponen yang ada, sehingga timbul kesadaran masyarakat, betul-betul kita menangani dampak Covid-19 ini, tapi ekonomi juga harus bergerak,” ujarnya.

Bahkan Ia pun berkeyakinan jika langkah politik yang dilakukannya adalah membangun perekonomian dengan mengedepankan kearifan lokal. Namun ini juga tak sesuai, sebab massa yang beliau kerahkan justru ke daerah lain di luar Kabupaten Pesawaran, berarti ekonomi kabupaten lain yang meningkat karna kedatangan rombongan tersebut.

“Saya kira dalam visi dan misi kita jelas, komitmen kita jelas, niat kita jelas ya, termasuk langkah politik kita jelas, artinya kami berjalan dengan niat yang baik untuk membangun dan memajukan Kabupaten Pesawaran, apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini ya, semua diarahkan boleh kita, disamping untuk menanggulangi Covid-19, kegiatannya juga dalam rangka meningkatkan kesejahteraan maupun jalannya perekonomian di Kabupaten Pesawaran, tentu mengedepankan kearifan lokal,” tutupnya.

Diakhir wawancara tersebut Cabup M. Nasir sempat melontarkan kata belum mati terkena Covid-19, sudah mati kelaparan. Hal ini juga sama tak nyambungnya dengan apa yang telah dirinya lakukan terhadap warga masyarakat pesawaran dengan mempasilitasi warga pergi ke tempat wisata. “Belum mati kena Covid-19, lah mati kelaparan,” cetusnya.

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *