Paslon Nasir-Naldi Tak Mengindahkan Teguran Bawaslu

Spread the love
98 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET || PESAWARAN – Pasangan Calon Bupati Nasir – Naldi di duga tak mengindahkan Sangsi dari Bawaslu Pesawaran atas pelanggaran yang telah di lakukan oleh kedua Calon Bupati dan Wakilnya.Hal tersebut nampak jelas dari kegiatan yang di lakukan oleh Pihak kedua Calon ini dengan tetap memberangkatkan 5 armada bus yang berisikan warga desa kutoharjo untuk berwisata ke daerah Lampung Selatan. Minggu (11/10/2020).

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) telah mengeluarkan surat peringatan. Surat peringatan itu dikeluarkan terhadap pasangan calon (paslon) nomor 1 yang melanggar protokol kesehatan, Namun sayang, peringatan tersebut rupanya tak begitu pengaruh bagi kedua pasangan ini. hal tersebut nampak jelas dengan tetap berangkatnya rombongan massa dari Desa Kutoharjo untuk mengikuti kegiatan wisata yang di adakan oleh pasangan calon Bupati Pesawaran nomor 1 ini .

“Bawaslu Pesawaran telah mengeluarkan surat peringatan tertulis terhadap Pasangan Calon nomor 1 atas pelanggaran kampanye yang melanggar protokol kesehatan,” kata Mutholib Kordiv Penindakan Pelanggaran.

Surat tertulis itu diberikan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU No 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam COVID-19.

Dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020 itu, diatur larangan-larangan dan kewajiban-kewajiban paslon saat melakukan kampanye. Misalnya pembatasan jumlah peserta yakni 50 orang, penggunaan masker, hingga jaga jarak.
Mutholib juga mengatakan Paslon nomor urut 1 melanggar Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2020 dan dikenakan sanksi administrasi berupa peringatan tertulis. Dalam sanksi pelanggaran admistrasi pemilihan di tahap kampanye itu bisa di kenakan tiga sanksi:
•Peringatan tertulis
•Pembubaran kegiatan
•tidak boleh melakukan kampanye selama 3 hari

“Nah untuk Paslon nomor 1 melanggar peraturan KPU nomor 13 tahun 2020 kita kenakan sanksi administrasi peringatan tertulis,”Kata Mutholib.

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *