Diduga SDN 02 Bandar Agung dan SDN Negeri Ujung Karang Kecamatan Muara Sungkai Melakukan Pungli Terhadap Siswa

Spread the love
106 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET LAMPUNG UTARA – Kebijakan Gubernur Provinsi Lampung, dengan adanya sekolah gratis itu sangat meringankan beban rakyat kecil yang ingin sekolah bahkan setiap sekolahan ada salah satu bantuan yang biasa di sebut dana bos (Biaya Operasional Sekolah) itu sangat membantu sekali di sekolah sekolah.

Namun sangat berbeda dengan dua diantara sekolah dasar (SDN2 Bandar Agung dan SDN Negeri Ujung Karang) yang berada di wilayah Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara, Jum’at (02/10/2020).

Sekolahan SDN 02 Bandar Agung yang di pimpin oleh ibu Herlina, Spd selaku kepala sekolah sekaligus ia adalah istri dari KUPTD, kecamatan Muara Sungkai ( Kausar, Spd. MM ), diduga telah melakukan Pungutan Liar (PUNGLI) terhadap murid muridnya dengan alasan iyuran untuk membuat sumur bor di sekolah, itupun dipunguti berlaku untuk semua murid yang ada di sekolah SDN 02 Bandar Agung yang berjumlah sebanyak 231 siswa dan masing masing siswa mengeluarkan uang sebesar Rp 50.000,-/siswa.

Begitu juga dengan sekolah SDN Negeri Ujung Karang yang di pimpin oleh ibu Kesuma Dewi, Spd.i memungut biaya untuk pembuatan sumur bor terhadap masing masing murid sebesar Rp 50.000,- dengan jumlah siswa, 154 orang.

Terkait ada informasi tentang adanya PUNGLI di sekolah yang di maksud, Media Trabass.net langsung turun dan menggali informasi lebih lanjut.

Dan menemui sejumlah wali murid Sekolah Dasar SDN 02 Bandar Agung yang mengaku keberatan dengan adanya pungutan sekolah sebesar Rp 50.000.- / siswa, melalui rapat komite, yang akan digunakan untuk membuat sumur bor, “jelas SR, selaku wali murid yang namanya di samarkan.

“Seharusnya pihak sekolah bisa memaksimalkan anggaran BOS yang sudah ada, jangan memanfaatkan keadaan dan melakukan pungutan dengan alasan apapun,” kata orang tua murid tersebut SR (samaran).

Menurut dia, pihaknya bersama orang tua murid lainnya, merasa keberatan dengan adanya pungutan tersebut, meski secara terbuka tidak berani mengungkapkan dengan berbagai pertimbangan.

“Saya yakin pemerintah menggulirkan progam BOS agar sekolah tidak memungut biaya apapun, sindirnya.”

Media Trabass.net berharap dan meminta agar sekolahan SDN2 Bandar Agung dan SDN Negeri Ujung Karang, yang di duga telah melakukan pungli agar di tindak lanjuti oleh pihak yang berwenang, tegasnya, sampai dengan berita ini di tayangkan oknum kedua kepala sekolah SDN tersebut serta komite nya susah untuk dihubungi.” Minggu, 04/10/2020.

(team)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *