Bukti Nyata Di Kepemimpinan Dendi, Angka Kemiskinan di Kabupaten Pesawaran Alami Penurunan

Spread the love
69 Dilihat Dan Dibaca

Trabass.Net | Pesawaran – Semasa kepemimpinan Dendi Ramadhona angka kemiskinan Kabupaten Pesawaran terus mengalami penurunan.Hal tersebut berdasarkan data dari sensus BPS tahun 2019 , angka kemiskinan turun menjadi 14 persen dari angka sebelumnya yaitu 19 persen dengan urutan kedua daerah termiskin di Provinsi Lampung, Kamis (01/10/2020).

Penjelasan tersebut di katakan oleh Calon Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dengan No.urut 2 saat hadiri Rapat Konsolidasi Internal Partai Pengusung Dermawan, di Desa Batang Hari Ogan, Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.
Dendi mengatakan dari angka 19 persen turun menjadi 14 persen , angka kemiskinan di kabupaten pesawaran merupakan suatu bukti kerja nyata karna bukan sesuatu hal yang mudah untuk merubah angka tersebut di dalam situasi pemerataan pembangunan dengan anggaran yang terbatas.

“Sebelumnya Kabupaten Pesawaran merupakan peringkat kedua daerah termiskin di Provinsi Lampung dengan persentase angka kemiskinan sebesar 19 persen, tapi setelah kita lakukan sejumlah sentuhan, Alhamdulillah hasil dari sensus BPS tahun 2019 angka kemiskinan kita turun menjadi 14 persen,”Kata Dendi.

Selanjutnya Dendi menuturkan, untuk menurunkan angka kemiskinan tersebut, butuh pemerataan program pembangunan disemua bidang.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu adanya pemerataan pembangunan, maka dari itu, pada saat saya memimpin, saya tidak mau tumpuk pembangunan disatu daerah saja, di 11 Kecamatan saya coba untuk melakukan pemerataan, tapi karena memang karena anggaran kita yang terbatas kita coba urai satu persatu kebutuhan skala prioritas masyarakat,”Katanya.

“Dan perlu diketahui, untuk tahu persoalan dan kebutuhan di 148 desa ini butuh waktu paling tidak dua tahun, dan saat ini sudah terbesit dan tercatat apa saja yang perlu dilakukan untuk Kabupaten Pesawaran kedepan,”Imbuhnya.

Ia pun menyampaikan rasa syukur, jika dirinya masih diberi kepercayaan oleh masyarakat dan Parpol untuk kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2020 di Pesawaran. “Jujur saya tidak ada ambisi untuk menjadi Bupati, apapun bentuknya sudah tercatat didalam sejarah hidup saya pernah menjadi Bupati, tapi kuatnya dorongan dari seluruh masyarakat dan sejumlah Parpol untuk saya maju lagi, sehingga saya berfikir tidak ingin ada penyesalan dikemudian hari, apa yang telah saya lakukan jika dinilai baik harus saya selesaikan, jangan sampai program positif yang kami lakukan selama ini, nantinya justru tidak berjalan, akibat adanya pergantian pemimpin,”Jelas Dendi.

Apalagi, kata dia, dukungan untuk melanjutkan ke periode kedua lebih besar dibandingkan sebelumnya.

“Saya juga merasa bersyukur dimana para pendukung saya masih tetap setia untuk terus mendukung saya, bahkan justru semakin kuat, begitu juga dengan Parpol dulu saat saya mencalonkan diri bersama pak Eriawan ada 8 Parpol yang mengusung saya, tapi saat ini ada penambahan menjadi 9 Parpol yang kembali mengusung saya, artinya membuat saya lebih yakin untuk melanjutkan pembangunan di Pesawaran,”Ungkapnya.

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *