65.026 Paket Sembako Dibagikan Oleh Pemkab Pesawaran Tangani Warga Miskin Dampak Covid-19

Spread the love
150 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET | PESAWARAN – Sekitar 65.026 paket sembako telah di bagikan Pemkab Pesawaran untuk 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran terdiri dari 144 Desa, Rabu (20/05/2020).

Peduli Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran Yulizar saat pembagian paket sembako dan pasar murah di Kantor Kecamatan Gedong Tataan pada rabu siang mengatakan, sekitar 65.026 paket sembako telah di bagikan kemasyarakat miskin yang tersebar di 11 Kecamatan di Kabupaten Pesawaran dengan 144 Desa. Beliau juga menjelaskan bahwa setiap Kepala Desa harus benar-benar mendata penduduknya yang benar-benar layak mendapatkan bantuan ini.

“Dalam keterkaitan ini data yang belum di-update, untuk Kades berwenang untuk mengalihkan bantuan jika ditemui orang yang sudah mampu dan sudah pindah serta orang yang sudah meninggal dunia yang tidak memiliki ahli waris, Kades boleh mengalihkan kepada orang lain di desanya yang dianggap miskin dengan cara mencoret nama penerima sesungguhnya yang masih terbaca dengan digantikan nama orang pengganti dan cantumkan Nomor NIK,” jelas Yulizar.

Kaitan dengan itu tentu pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial berharap bahwa seluruh desa dan kecamatan sudah menerima data kemiskinan kecamatan di desa masing-masing.

“Nah kaitan dengan itu kedepan kita berharap desa untuk bisa segera memperbaiki data desa miskin desanya masing-masing yang sudah bersumber dari database yang ada silakan dicoret yang sudah mampu, yang sudah meninggal, yang sudah pindah dan digantikan orang miskin yang lain di desa itu. Dengan cara mengisi blangko yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial,” ungkapnya.

“Setelah itu mereka Masukkan ke data JNE di desa melalui operator salah satu di samudes penetapan Angka Kemiskinan Desa diserahkan ke kecamatan di kecamatan di seluruh desa menyerahkan di Mudes Kecamatan, Muscam, menentukan Angka Kemiskinan Kecamatan serahkan ke Dinas Sosial secara online,” terangnya.

“Dan perbaikan data kementerian 6 bulan 1 kali, nanti di bulan 9 kita akan perbaiki data ini. Kita berharap sebelum bulan 9 kita akan memperbaiki data ini kita berharap sebelum bulan 09-2020 seluruh desa sudah meng-update desanya masing-masing sehingga kita akan tandatangani oleh Pak Bupati selaku pengelola data, tentunya kita berharap bahwa data itu bisa dipergunakan ke depan menjadi lebih baik di Kementerian Sosial untuk memperoleh bantuan dari pusat dan bantuan dari pemerintahan daerah yang berbasis data Kesejahteraan Sosial,” imbuhnya.

Selanjutnya Yulizar juga menjelaskan bahwa bantuan sembako yang di bagikan di Kecamatan Gedong Tataan ini merupakan bantuan yang terakhir yang di berikan pemerintah daerah ke masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri. Adapun perubahan rencana beliau belum bisa memastikan apakah masih ada pembagian sembako untuk yang akan datang.

“Ini bantuan yang terakhir dari pemerintah daerah, adapun untuk yang akan datang apakah masih ada bantuan atau tidak saya belum bisa pastikan,” ungkapnya.

Yulizar juga berharap kepada pihak kecamatan maupun dari masing-masing desa agar berkerjasama dengan baik menanggani masyarakat yang belum mampu.

“Kemudian itu saya berharap kerjasamanya yang baik antara pemerintah kecamatan dan desa terhadap kabupaten untuk sama-sama menangani masyarakat yang belum mampu ini,” harap Yulizar.

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *