Bupati Pesawaran Dendi Romadhona Sumbangkan Darahnya Ke PMI Lampung

Spread the love
229 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET | PESAWARAN – Sedikitnya 46 pendonor darah sumbangkan darahnya ke PMI Provinsi Lampung melalui kegiatan Bhakti Sosial di Paguyuban Marga Tionghoa Indonesia (PMTI) yang dilaksanakan di Desa Penengahan Kecamatan Gedong Tataan, Jum’at (17/04/2020).

Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona K.ST dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi beserta 46 pendonor darah lainnya sumbangkan darah melalui kegiatan donor darah pada Kegiatan Bhakti Sosial Paguyuban Marga Tionghoa Indonesia (PMTI) yang dilaksanakan di Desa Penengahan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

Dampak dari Pandemi Corona, sangat berpengaruh buat PMI Lampung menjadi stock darah jadi minim menurut keterangan petugas PMI Lampung yang melaksanakan kegiatan tersebut, oleh sebab itu Bupati Pesawaran bersama Ketua PMI Pesawaran sangat mendukung kegiatan ini.

“Ya kan ada pembatasan sosial distancing dan banyak orang yang enggan melakukan aktifitas diluar rumah, ini juga mempengaruhi, sehingga stok darah kita berkurang jauh,” kata Dendi.

Selanjutnya Kabupaten Pesawaran termasuk yang paling aktif melaksanakan kegiatan donor darah dan di sumbangkan ke PMI Lampung selama ini telah 6 kali melaksanakan kegiatan tersebut .

Tercatat, dari kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah yang dilakukan PMTI Kabupaten Pesawaran tersebut berhasil mengumpulkan banyak kantong darah, diantaranya adalah Golongan darah A ada 13, B ada 9, AB ada 2 dan golongan darah O ada 22.

“Sebagai Bupati Pesawaran, kita sangat mendukung kegiatan ini. Pasalnya, PMI Lampung membutuhkan sekurang-kurangnya 4000 kantong darah. Nah, sekarang aja setiap harinya sekitar 30-70 an kantong diperlukan bagi saudara kita yang sedang dirawat dirumah sakit, ” ungkap Dendi.

“Kemarin saja kita lakukan donor darah di Kecamatan Padang Cermin, lalu di Teluk Pandan dan sekarang di Kecamatan Gedong Tataan yang diinisiasi oleh saudara kita dari PMTI Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi.

“Kedepan akan kita lakukan secara stimulan, apakah itu setiap tiga bulan sekali atau sebulan sekali, tinggal bagaimana kita nanti berkoordinasinya. Tapi, sekarang aja masyarakat bisa kok melakukan ini. Kalau sudah ada sekitar 25 pendonor, tinggal kita kontek PMI, nanti mereka datang. Kegiatannya bisa dilakukan di Mobil PMI. Tentunya tetap menerapkan standar protokol kesehatan,” Paparnya.

Dendi juga menyinggung soal DBD ditengah wabah corona, masyarakat juga tetap waspada dengan Demam Berdarah mengingat musim pancaroba sedang berlangsung.

“Kita tekankan kepada seluruh masyarakat, terus jaga kesehatan dengan hidup bersih. Hindari genangan air yang dapat berpotensi bersarangnya nyamuk aedes aegepty yang membawa virus demam berdarah atau DBD, ” Jelas Dendi.

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *