Ini Kata Inspektorat Tanggapi Kades Yang Mengganti Aparaturnya

Spread the love
755 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET, PESAWARAN – Inspektorat Kabupaten Pesawaran akan turun kedesa-desa guna pemeriksaan secara khusus tentang pergantian aparatur desa oleh kades masing-masing usai penanganan penanggulangan wabah Covid-19, Kamis (26/03/2020).

Maraknya pergantian aparatur di setiap desa yang berada di wilayah kabupaten pesawaran, Inspektorat kabupaten pesawaran melalui sekretarisnya Muhammad Aseva.B mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini pihak Inspektorat akan melakukan pemeriksaan secara khusus di desa, yang berada di kabupaten pesawaran. Ada beberapa desa di setiap kecamatan yang ada di kabupaten pesawaran ini, kepala desa nya yang baru menjabat sebagian aparaturnya telah diganti dengan yang baru.

“Sebenarnya dari bulan februari akan direncanakan untuk pemeriksaan khusus pergantian aparatur namun kondisi saat ini tidak bisa ,karna akan terjadinya perkumpulkan massa.” Kata Aseva

“Berdasarkan masukan-masukan dari masyarakat itu sendiri walaupun pengaduan belum ada, kami akan tetap melakukan pemeriksaan khusus pergantian aparatur desa.” Terang Aseva

“Makanya nanti, dari kumpulan masukan-masukan itu, kami akan melakukan pemeriksaan khusus. Akan tetapi pada saat ini kita belum bisa melaksanakan itu, karena akan berdampak terjadinya pengumpulan massa, mengingat situasi saat ini sedang menghadapi virus Corona.” Ungkap Aseva

“Kalau sistem pengaduan itu sifatnya sudah berupa kasus, tapi kalau pemeriksaan khusus ini, itu sesuai dengan perintah pimpinan Apa itu dari Bupati, Sekda atau dari permintaan dewan (itu pemeriksaan khusus).” Katanya

“Itupun apabila isunya sudah luar biasa maka kami akan turun melakukan pemeriksaan khusus.” Ungkapnya

“Pernah ada yang bertanya dengan kami tentang pergantian aparatur desa. Jadi menurut kami, selama itu tidak menentang aturan, rekomendasinya jelas, tahapan demi tahapan dilaksanakan dengan baik , maka itu sah-sah saja. Tapi kalau menentang Aturan itu yang tidak bisa.” Kata Aseva

Ada 3 aturan yang mengatur tentang pergantian aparatur, pertama Permendagri nomor 83 tahun tahu 2015, kedua Perda no. 8 tahun 2016 dengan Permendagri no. 67 tahun 2017.

“Sekarang mereka yang mengganti aparaturnya itu sesuai aturan dan tahapan nggak, itu aja masalahnya. Apakah pergantian itu mereka lakukan semau-maunya.” Ucapnya

“Soal pengaduan sampai saat ini belum ada cuman kami sudah jadwalkan untuk pemeriksaan aparatur di desa-desa yang sudah melakukan pergantian perombakan aparaturnya.” Terang Aseva

Seperti pesan Bupati Pesawaran Dendi Romadhona saat melantik kades bahwa jangan buru-buru mengganti aparatur desa apabila tidak mendesak walau itu hak priogratif kades. Karna bagaimanapun mereka itulah yang telah bekerja menyelaraskan program-program kades selama ini.

“Saya berpesan kepada bapak-bapak apabila tidak di perlukan, tidak urgent apabila tidak mendesak tolong terkait tentang pengisian jabatan-jabatan aparatur jangan dulu di bongkar-bongkar karna mereka itulah yang bekerja menyelaraskan program-program bapak-bapak sekalian. Aparaturnya di rombak-rombak kalau tidak mendesak, kalau tidak urgent kecuali kosong atau ada yang tidak rajin atau ada yang ngelawan dan lain-lain. Pakek prosedur kalau mau meroling atau menganti, aturannya jelas, ada aturan regulasi dalam Perda, di dalam PP, di dalam Permen, di dalam undang-undang ada.” Kata Bupati saat melantik kades pada waktu itu

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *