Hujan Seharian, Sungai Way Padang Ratu Banjir Bikin Warga Cierih Was-Was

Spread the love
238 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET, PESAWARAN – Hujan mengunyur Bumi Andan Jajama seharian, membuat banjir sungai way padang ratu desa cipadang kecamatan gedung tataan. Kamis (13/02/2020). Akibat Hujan dari pagi sampai siang hari membuat luapan air sungai way lima meningkat.

Akibat kondisi tersebut membuat sejumlah warga yang tinggal di sekitar area bantaran sungai menjadi was-was. Rohman salah satu warga dusun bunut Desa Cipadang kecamatan gedong tataan menyampaikan rasa was-wasnya ketika menyaksikan kondisi banjir tersebut. ” yang jelas kami merasa was-was lah bang melihat kondisi banjir ini, apalagi bantaran sungai yang sudah terkikis habis oleh banjir bandang waktu tahun 2018 lalu.” ungkap Rohman.

Kondisi ini sudah di sampaikan ke pihak Pemkab Pesawaran melalui Dinas PUPR kabupaten pesawaran. Seperti yang sebelumnya di beritakan bahwa melalui Kadis PUPR zainal fikri berjanji akan memperbaikinya. Terkait Atas keluhan masyarakat Cierih Desa Cipadang kecamatan gedong tataan kabupaten pesawaran yang tinggal di sekitar area bantaran sungai Way Padang Ratu yang rusak atau longsor akibat banjir bandang pada tahun 2018 lalu, sekitar lebih kurang 6 rumah milik warga yang kondisi nya rusak parah dan 1 musholah juga mengalami rusak ringan.

Heini salah satu warga setempat berharap perhatian pemerintahan baik pusat, provinsi atau pesawaran dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap mereka yang tinggal di sekitar bantaran sungai tersebut. Dengan di bangun nya dinding atau talud penahan tanah dan air ketika sungai meluap atau banjir.” kami sangat khawatir atas kejadian yang terjadi di desa bagelen dan pasar minggu kemaren, apalagi malam itu sungai way padang ratu ini juga banjir. Kami trauma, kami minta segera di perbaiki atau di bangun bantaran sungai yang ada di belakang rumah kami ini.” pinta nya.

Selanjutnya Zainal Fikri selaku Kadis Dinas PUPR kabupaten pesawaran menanggapi positif masalah itu. Saat diri nya beserta rombongan mantau dan salurkan bantuan bencana banjir di desa baturaja kecamatan way lima pada hari jum’at 24 januari 2020, mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini akan melakukan normalisasi di lokasi dusun Cierih tersebut.

Namun alat nya masih bekerja di daerah marga punduh, masih konsentrasi di sana.” Dari pihak kami memang sudah lakukan survey ke lokasi, dalam waktu dekat ini kami akan coba lakukan penangganan di bantaran sungai tersebut. Dalam waktu dekat ini kami akan turun kan alat berat ke Dusun Cierih Desa Cipadang untuk buat tanggul penggaman tapi sifat nya sementara belum bisa permanen kaarna itu belum di anggarkan .” kata fikri.

“Memang sudah kita agendakan sewaktu rapat untuk mengatisipasi banjir kita sudah bagi menjadi 3 wilayah Marga punduh, padang cermin, way ratai, Teluk Pandan, Gedungtataan, Way Lima Kedondong dan Way Khilau. Untuk sementara ini alat kami ini masih konsentrasi di marga punduh. Saat ini alat yang kami sewa masih di gedong tataan bagelen setelah itu baru ke way lima. Sambil menunggu alat dari balai besar turun.” terang nya.

Hal ini juga membuat Ketua LSM GARDA P3ER Kabupaten Pesawaran Sabturizal turut andil dalam menyikapi kondisi bantaran sungai dusun cierih tersebut.” saya minta kepada Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran Agar segera ambil tindakannya. Apalagi sudah janji dengan masyarakat cierih waktu itu saat di wawancara. Jangan sampai ada korban dulu baru bertindak.” ungkap Ketua Garda.

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *