Sufiyawan Ketua IWO Pesawaran Terpilih Secara Aklamasi

Spread the love
95 Dilihat Dan Dibaca

TRABASS.NET, PESAWARAN – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pesawaran laksanakan pemilihan ketua, secara langsung dalam pelaksanan pemilihan diikuti 3 calon diantara nya:

  1. Sufiyawan
  2. Deva Ariadi
  3. Amirrudin

Dalam pelaksanan acara pemilihan yang berlangsung bertepatan di Sekretariat IWO di Jln. Ahmad Yani Nomor 825, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

Sufiyawan atau akrab dengan sapaan Iwan yang bertugas sehari-hari sebagai wartawan di pemerintahan daerah Kabupaten Pesawaran, secara aklamasi terpilih menjadi ketua IWO di Kabupaten Pesawaran.

Hal tersebut dikarenakan dalam kepengurusan IWO di Kabupaten Pesawaran yang baru terbentuk, dalam pemilihan ketua IWO terpilih menjadi Ketua IWO di Kabupaten Pesawaran Sufiyawan, Wakil Ketua Sabirrohman, Sekertaris Deva Ariyadi Wakil Sekertaris Budi, S, Bendahara Amiruddin, Wakil Bendahara Ridwan.

Dalam rapat pemilihan ketua tersebut, ketua IWO Kabupaten Pesawaran Sufiyawan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus IWO yang sejak hari ini kamis, 23 Januari 2020 di tetapkan, dan ia mengajak seluruh anggota tergabung agar dapat selalu bersinergi secara positif yang dapat saling menguntungkan seluruh anggota IWO.

“Saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh kawan-kawan yang tergabung dalam kepengurusan IWO ini, dan saya menghimbau sekaligus mengajak kepada seluruh kawan-kawan untuk bersinergi memajukan organisasi ini dan bersama-sama dapat menjaga marwah sebagai organisasi profesi jurnalis,” terang Sufiyawan Ketua 1 IWO.

Selain itu, dalam pemilihan ketua tersebut Sufiyawan sebagai karakter bijak dalam memimpin kepengurusan IWO di Kabupaten Pesawaran yang baru, Ia mengatakan lagi.

“Insya Allah jabatan ketua ini adalah sebuah amanah, amanah dari Allah SWT, kepercayaan dari semua kawan-kawan yang tergabung di IWO, dengan harapan adanya IWO di Kabupaten Pesawaran ini dapat mengangkat harkat, martabat, dan dapat menjaga ketentuan Hukum Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, dan juga harus berpegang kepada kode etik jurnalistik,” terang Sufiyawan.

(Sabirohman)

Print Friendly, PDF & Email

Author: trabass.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *