Rab. Mei 25th, 2022
Spread the love

JITULAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Semangka kabupaten Tanggamus provinsi Lampung Berduka, pada hari Kamis 09 Januari 2020 sekitar pukul 17.30 Wib, telah terjadi bencana tanah longsor disertai banjir yang diakibatkan oleh curah hujan yang ekstrim.

Hujan ekstrim tersebut mulai terjadi pukul 16.00 sore sampai malam, akibatnya arus lalu lintas kendaraan yang melalui jalan lintas barat sumatera terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan, jalan yang melalui Kecamatan Semaka kabupaten Tanggamus, kendaraan roda empat dan roda dua menjadi terhambat dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan karena di beberapa titik daerah jalinbar Pekon Sedayu Kecamatan Semangka mengalami longsor.

Berdasarkan keterangan dari Kabag Ops Polres Tanggamus, Kompol Bunyamin mengatakan bahwa akibat banjir dan longsor yang terjadi di Jalinbar Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Tanggamus terhambat dan tidak dapat dilalui kendaraan.

“Akibat longsor dan banjir yang terjadi di Jalinbar Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Tanggamus belum bisa dilalui kendaraan.

Dan sementara kami sudah menghubungi Polres Tanggamus, Pringsewu dan Pesawaran untuk pengalihan lalu lintas”, ujar Bunyamin, Kamis (9/1/2020).

Bunyamin menambahkan untuk lalu lintas dari arah Pringsewu dan sekitarnya dialihkan melalui Bukit Kemuning, Lampung Utara, begitu juga dari arah Bengkulu dan Pesisir Barat juga dialihkan melalui Liwa menuju Bukit Kemuning.

“Hujan sudah cukup reda, namun airnya yang dari gunung masih cukup deras dan menimpa beberapa rumah warga.

Air banjir juga membawa material lumpur, pasir, dan kayu dari pegunungan.

Namun sampai saat ini kerusakan lainnya belum diketahui, karena kondisi malam hari. Sedangkan beberapa warga ada yang mengungsi dan ada yang berjaga-jaga di rumah,” jelas Bunyamin.

  1. Sedayu (banjir dan longsor di beberapa titik jalinbar hingga menutup jalan).
  2. Waykerap (terdapat tanggul yg jebol akibat tingginya curah hujan).
  3. Pardawaras
  4. Karangrejo (banjir akibat luapan aliran sungai way semaka).
  5. Garut (banjir akibat luapan aliran sungai way semaka)
  6. Sidodadi (banjir akibat luapan aliran sungai way semaka)
  7. Sudimoro (banjir akibat luapan aliran sungai way semaka)
  8. Sripurnomo (banjir akibat luapan aliran sungai way semaka)
  9. Kanoman (jalan arah ke jembatan penghubung antara Kec. Semaka-Kec. Wonosobo).

Dari pantauan media Indonesiasatu.co.id beberapa Pekon di wilayah Kecamatan Semaka yg diperkirakan mengalami bencana banjir:

Sampai saat ini curah hujan masih cukup tinggi dan berpotensi bertambah parahnya longsor di jalinbar Pekon Sedayu.(Red)

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.